Jumat, 18 November 2011 - 09:56:19 WIB
Indonesia gagal karena kurang kerjasama
Diposting oleh : LPS Koma
Kategori: Olahraga - Dibaca: 108 kali

JAKARTA - Tim Indonesia yang berlaga di cabang panahan nomor beregu Compound putra dan putri harus rela menelan kekalahan. Kurangnya kerja sama tim dan dijauhi keberuntungan menjadi alasan Endah, salah satu pelatih tim panahan terhadap kekalahan tersebut.
 
Pada tim putra, Indonesia harus rela menderita kekalahan di babak perempat final alias babak penyisihan pertama. Diperkuat oleh I Gusti Nyoman Puruhito, Kuswantoro, dan Catur Wuri Adi Nugroho, mereka dipaksa bertekuk lutut oleh Singapura dengan skor 222-225.
 
"Indonesia kurang kerjasama dan kurang latihan. Mereka kurang kompak juga karena salah satu atletnya berada di Surabaya, sedangkan sisanya berada di Bali," ujar Endah kepada para wartawan di venue Panahan, Kamis (17/11/2011).
 
Pada final nomor compound beregu putra, tim Malaysia bertemu dengan tim Filipina. Pada akhirnya, tim Filipina lah yang berhasil meraih kemenangan dengan skor 225-221, dan hasil ini ternyata tidak disangka-sangka oleh pelatih Endah.
 
"Untuk Filipina ini di luar dugaan. Mereka mampu bermain dengan baik, sedangkan tim kita kurang beruntung," imbuhnya.
 
Indonesia sejatinya menargetkan empat emas dalam cabang panahan. Sejauh ini, Indonesia sudah mampu mendekati target dengan meraih tiga emas di nomor Recurve Individu putri, Compound tunggal putra, dan recurve beregu putri, sehingga diungkapkan Endah, tim panahan sedang berfokus meraih hasil sesuai target.
 
"Ini sudah sesuai target karena Indonesia tinggal mengincar satu (medali emas) lagi," tandasnya.
(wei)




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)